ALMAMATER WEEK STIKES SUAKA INSAN MENGADAKAN DONOR DARAH “Donor darah bikin gemuk, mitos atau fakta?”

Kegiatan Almamater Week (AW) STIKES Suaka Insan di hari ke-4 ini mengadakan donor darah diruang Llouis II. Peminat dari kegiatan donor darah ini cukup banyak baik dari karyawan, dosen maupun mahasiswa sebanyak…..pendonor. Ada beberapa pendonor yang baru pertama kali, dari pengalamannya mereka mengatakan “ternyata tidak sakit banget kok, hanya ngeri saja melihat jarumnya. Tetapi juga ada yang takut mendonor karena melihat jarum yang besar, juga ada beberapa pendonor tidak memenuhi syarat karena nilai Hemoglobin (Hb)-nya dibawah normal (Wanita dibawah 12 g/dl) dan Pria dibawah 14 g/dl). Golongan darah terbanyak adalah A…..B…..AB…..O…

Namun masih ada saja yang beranggapan bahwa donor darah bikin gemuk, apakah mitos atau fakta?

Faktanya, donor darah tidak akan membuat Anda menjadi gemuk. Berat badan bertambah ketika kalori yang dibakar tubuh saat beraktivitas lebih sedikit daripada kalori yang masuk dari asupan makanan. Selain dari makanan, ada banyak faktor lain yang membuat seseorang menjadi gemuk. Mulai dari genetik, jarang berolahraga, metabolisme tubuh yang lambat, efek samping obat-obatan, hingga kondisi kesehatan atau penyakit tertentu bisa membuat seseorang cepat gemuk. Donor darah tidak pernah masuk ke dalam daftar penyebab seseorang menjadi gemuk secara medis. Jadi bertambahnya berat badan tidak ada kaitannya dengan donor darah.

Lantas, kenapa ada orang yang menjadi gemuk setelah donor darah?

Karena jumlah darah yang diambil cukup banyak, kebanyakan orang bisa merasa lemas, pusing, dan/atau sakit perut setelah mendonor. Anda akan diberikan waktu memulihkan diri dengan menikmati makanan dan minuman yang disediakan oleh penyelenggara donor darah untuk mengisi ulang tenaga setelah kehilangan banyak cairan.

Setelah Anda pulang dari tempat donor, Anda juga disarankan untuk memperbanyak asupan cairan dan makanan minimal dalam 4 jam pertama setelah donor. Hal inilah yang mendasari sugesti banyak orang bahwa donor darah bikin gemuk.

Namun, hal ini tidak akan mempengaruhi proses metabolisme tubuh Anda secara langsung. Makan setelah donor darah tidak akan langsung seketika membuat Anda gemuk. Makan banyak secara terus-terusan tanpa terkendali dan tidak kenal waktulah yang menjadi penyebab utama kegemukan.

Donor darah justru bikin berat badan turun, lho!

Donor darah bikin gemuk hanyalah mitos belaka. Yang benar dan sudah terbukti adalah bahwa donor darah itu bisa bikin kurus. Dilansir dari Live Strong, setiap kali mendonor satu kantung darah Anda bisa membakar sekitar 650 kalori. Itu sama dengan kalori yang dibakar jika Anda berlari selama 30 menit. Bayangkan berapa kilogram yang bisa turun jika Anda rutin mendonor, di samping tetap menjaga makan dan rutin olahraga? Donor darah juga punya banyak manfaat lainnya untuk kesehatan.

(Sumber : Yuliati Iswandiari ; https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/donor-darah-bikin-gemuk/)

Tags: No tags

Leave a Comment