MENJADI PENDIDIK YANG HAPPY COMMITTED DAN PROFESIONAL

Banjarmasin,29 Oktober 2021

Dunia pendidikan sekarang perlu adanya Peningkatan kompetensi dan profesionalisme yang terus menerus terutama terhadap para pendidik. Untuk tujuan itu Perhimpunan Pimpinan Akademi Vokasi Indonesia (PPAVI) mengadakan Program Detasering Kemdikbudristek untuk meningkatkan PROFESIONALISME DAN KOMPETISI PENDIDIK melalui WORKSHOP dengan Tema: “‘‘HAPPY, COMMITTED AND PROFESSIONAL. Yang diselenggarakan selama 5 hari, mulai tanggal 25 Oktober s/d 29 Oktober 2021. Peserta workshop adalah utusan dari Perguruan Tinggi anggota PPAVI dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Tim dari STIKes Suaka Insan Banjarmasin. Workshop diselenggarakan secara daring menggunakan platform zoom meeting, dengan Panitia pelaksana berpusat di kota Purwokerto.

Pertemuan hari pertama  sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. Indarto, S.TP.,DEA,IPU sebagai bahan permenungan dan refkelsi bagi para pendidik bahwa dosen sebaiknya dapat berkegiatan di luar kampus seperti mencari pengalaman industri. Hasil kerja dosen digunakan untuk masyarakat dan dapat rekognisi secara internasional. Lebih dalam lagi, sebagai dosen  memiliki misi, tugas, tanggung-jawab, peran dan kontribusi yang cukup berat dan sebagai  imbalannya adalah sertifikasi. Untuk mencapainya perlu Niat yang kuat, Kesungguhan dalam mencapai target, Memahami pedoman dan posisi diri, dan Berkarya terus dan konsisten. Pertemuan hari kedua membahas data data terkait para pendidik tentang  tanggung jawab dosen, selain menjalankan Tri Dharma Dosen juga sebagai administrotor pendidikan sehingga para dosen melalaikan tugas utamanya untuk meningkatkan kualitas diri dan tidak merencanakan karirnya dengan baik. Selain itu, dari sekian banyak dosen yang terdata pada pangkalan data tidak memiliki jabatan fungsional sehingga dengan acara ini bertujuan untuk menumbuhkan motivasi Dosen untuk bisa mendapatkan jabatan fungsional, mendapatkan sertifikasi dosen dan kesejahteraan dosen meningkat dengan perencaan yang baik. Hal ini adalah masalah penting yang harus diatasi untuk mencapai profesionalisme dan komptensi para pendidik.

Pertemuan hari ketiga mengangkat  tema “MENJADI PENDIDIK YANG HAPPY” dengan narasumber, Bapak FRANS BUDI SANTIKA, sosok yang sangat kompeten dibidangnya sebagai seorang motivator dan owner dari HEART SPEAKS INDONESIA”. Adapaun tujuan dari workshop hari 3 adalah, untuk menghasilkan seorang pendidik yang optimis, siap bekerja sama, mampu bekerja keras, dan mampu bekerja dalam tim yang “HAPPY LIFE”.

Materi dikemas dengan cukup menarik, dimana kegiatan dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama peserta dipandu untuk merefleksi dan memberikan penilaian kepada diri sendiri, dilanjutkan sharing dalam kelompok kecil tentang hasil dari refleksi diri tersebut. Sesi kedua, materi disampaikan langsung oleh bapak FRANS BUDI SANTIKA, bagaimana strategi “MENJADI SEORANG PENDIDIK YANG HAPPY”, diselingi dengan Tanya jawab dan sharing pengalaman dari peserta workshop.

Pertemuan hari keempat dengann nara sumber Prof. Dr. Indarto, S.TP, DEA. Materi yang disampaikan terkait menjadi pendidik yang committed. Dimana mempersiapkan pendidik yang agile menghadapi pola didik dimasa depan, memberi opsi pendekatan facilitative teaching degan pola Student Centered Learning. Pertemuan dihari kelima, adalah rangkuman dari semua materi yang telah disampaikan dihari hari sebelumnya. Tiga peserta mensharingkan pengalaman bagaimana berperan dalam kehidupan bermasyarakat dan menilai secara pribadi bagaimana keseimbangan hidup antara  karir, keuangan, Keluarga,kesehatan, kegembiraaaan dan rekreaksi,persahabatan,pengembangan diri dan spritualitas. pengalaman pribadi yang disharingkan peserta ditanggapi dengan memberi kekuatan dan beberapa saran apik untuk keseimbangan dalam hidup yang di berikan oleh  FRANS BUDI SANTIKA.

Semoga dengan pertemuan ini menjadikan para pendidik semakin HAPPY, COMMITTED AND PROFESSIONAL (Theresia dkk)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *