new-normal-57075e738acb0bcfa18adf63714aca4e_600x400

Apa Itu New Normal?

Artikel oleh: Theresia Ivana, Departemen Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Gerontik, STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Pemerintah Indonesia melalui Juru Bicara Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona COVID-19 dengan tatanan baru yang disebut new normal. Menurutnya, tatanan baru ini perlu ada sebab hingga kini belum ditemukan vaksin definitif dengan standar internasional untuk pengobatan virus corona. Para ahli masih bekerja keras untuk mengembangkan dan menemukan vaksin agar bisa segera digunakan untuk pengendalian pandemi COVID-19.

“Sekarang satu-satunya cara yang kita lakukan bukan dengan menyerah tidak melakukan apapun, melainkan kita harus jaga produktivitas kita agar dalam situasi seperti ini kita produktif namun aman dari COVID-19, sehingga diperlukan tatanan yang baru,” kata Achmad Yurianto dalam keterangannya di Graha BNPB, Kamis (28/5/2020). Menurut Yuri, tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat inilah yang kemudian disebut sebagai new normal.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Cara yang dilakukan dengan rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan. Diharapkan kebiasaan baru ini harus menjadi kesadaran kolektif agar dapat berjalan dengan baik.

Berikut adalah info grafis tentang new normal :

TIPS DI KANTOR

 

Untuk memastikan keamanan saat kembali bekerja di kantor saat kondisi new normal, berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar seperti dilansir dari laman Khaleej Times:

Hilangkan furnitur dan aksesori yang ada di sekitar meja kerja dan tambahkan penghalang fisik untuk memastikan jarak sosial yang bebas gangguan. Jika penghalang tidak dapat digunakan, ruang tambahan antara pekerja harus dibuat. Misalnya, pastikan mereka memiliki setidaknya satu meja kosong di kedua sisinya.

Merapikan meja dan hanya menyimpan barang-barang yang penting untuk membantu bekerja secara efisien.

Pilih baju berbahan yang mudah dibersihkan atau mudah dicuci agar mudah dibersihkan dan didisinfektan. Pastikan juga memiliki semprotan yang akan berguna untuk membersihkan .

Jika masih memiliki kolega dan pemangku kepentingan yang bekerja dari rumah, miliki earphone yang bisa berguna untuk melakukan rapat secara virtual.

Simpan disinfektan agar semua permukaan bisa dibersihkan secara teratur. Termasuk ke layar laptop/komputer dan keyboard, ponsel, dan item lainnya di meja kerja.

Atur pengingat untuk mencuci tangan secara berkala. Bisa juga menggunakan catatan post-it atau ponsel, tetapi sebaiknya catatan itu mudah terlihat dan dapat diakses selama waktu bekerja.

Gunakan lebih banyak tanda secara umum di kantor. Pikirkan marka jalan untuk ruang secara profesional. Dari penandaan garis di area pintu masuk hingga titik berdiri di lift, dan dari lingkaran di sekitar meja hingga jalur di koridor, lantai dan dinding kantor.

Pendekatan lain yang mungkin adalah mendorong karyawan untuk berjalan searah jarum jam, menciptakan aliran satu arah untuk meminimalkan transmisi, seperti yang diadopsi oleh banyak rumah sakit selama wabah saat ini.

Simpan detail kontak darurat yang dengan mudah terlihat di meja kerja.

Jadwalkan waktu istirahat Anda dengan kolega. Ini mungkin bagian dari ‘new normal, tetapi untuk memastikan ruang umum seperti koridor, lift, dapur tidak macet, dan bisa tetap terhubung dengan kolega, jadwalkan rapat dan waktu istirahat yang tidak tumpang tindih.

Hindari beban kerja yang berlebihan pada staf kebersihan dengan mengambil langkah-langkah yang tepat, seperti menugaskan staf tambahan untuk tugas-tugas dan meninggalkan ruang kerja dengan rapi. Pastikan juga memiliki tisu dan tempat sampah yang dilapisi dengan kantong plastik sehingga dapat dikosongkan tanpa menyentuh isinya.

Referensi:

https://tirto.id/apa-itu-new-normal-dan-bagaimana-penerapannya-saat-pandemi-corona-fCSg

https://tirto.id/protokol-new-normal-kemenkes-untuk-cegah-penularan-corona-covid-19-fCRj

https://tirto.id/arti-new-normal-indonesia-tatanan-baru-beradaptasi-dengan-covid-19-fDB3

https://tirto.id/tips-kembali-bekerja-di-kantor-saat-kondisi-new-normal-fFnP

Info Grafis:

Freepik.com

IDN Times Sumut

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *