WhatsApp Image 2022-04-21 at 8.33.47 AM

Baju Kebaya dan Batik: Partisipasi STIKES Suaka Insan untuk Memperingati Hari Kartini

Penulis: Maria Frani Ayu Andari Dias

Kamis, 21 April 2022. STIKES Suaka Insan ikut memperingari hari Kartini dengan mewajibkan karyawan dan karyawatinya untuk mengenakan baju kebaya dan batik untuk bekerja.

Baju kebaya dan batik dipilih karena sangat mewakili nilai-nilai kebangsaan serta kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kartini, yang merupakan sosok yang menginspirasi hari ini pun adalah seorang perempuan, dan bagian dari masyarakat Indonesia yang terkenal dengan kebaya klasiknya.

Hari Kartini, yang jatuh pada tanggal 21 April adalah moment yang ditetapkan untuk menghargai perjuangan Raden Ajeng Kartini (Kartini) dalam menghidupkan emansipasi perempuan-perempuan di Indonesia. Kartini yang merupakan seorang perempuan, memiliki semangat pendidikan yang tinggi dan tidak menjadikan keterbatasan pada masanya sebagai halangan untuk mewujudkan pendidikan bagi perempuan-perempuan pribumi yang pada saat itu dikategorikan sebagai masyarakat kelas dua.

STIKES Suaka Insan sebagai salah satu Institusi Pendidikan Kesehatan Swasta di Provinsi Kalimantan Selatan menyadari dengan sungguh pentingnya pemikiran dan pengaruh yang diberikan oleh sosok Kartini. Semangat untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, layak dan tepat sasaran adalah semangat yang terus dipupuk di Institusi pendidikan ini. Harapannya adalah, agar setiap insan yang bekerja dan belajar di institusi ini dapat memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya serta kebutuhan masyarakat pada masa saat ini, dan lebih lagi adalah ikut berkontribusi terhadap pemerataan dan pembangunan manusia Indonesia yang cerdas dan sehat.

 

Kartini, tidak hanya dikenal sebagai pejuang emansipasi Wanita, tapi juga adalah seorang penulis yang rajin dan berpengaruh. Dalam setiap tulisannya, Ia menyelipkan pesan-pesan perubahan dan harapan yang ketika membacanya akan membuat kita tergerak untuk mengikuti jalan yang Ia tawarkan. Dalam sebuah tulisannya, Kartini pernah berkata bahwa:

“Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam.” -RA Kartini

Semoga semangat perubahan yang dimiliki oleh Kartini dapat menginspirasi banyak orang untuk melakukan perubahan-perubahan kecil pada dirinya dan lingkungan sekitarnya. Juga, agar setiap orang dapat dikuatkan dalam proses perjuangannya setiap hari, setiap waktu, untuk dapat mengusahakan yang terbaik. Semoga. Selamat hari Kartini. Salam Paulinian. In Omnibus Caritas.

Bapak-bapak yang ikut mendukung perayaan hari Kartini di STIKES Suaka Insan

Kartini-kartini STIKES Suaka Insan. In Omnibus Caritas!

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *